Samsung GT-C3510
ini kebetulan aja. kebetulan waktu itu bisa ikut ke bogor gratisan bareng, liburan bareng, dan ngerjain fisika tapi engga bareng kalo yang ini hehe. kebetulannya juga, jumlah soal yang dijawab benernya sama, yang salahnya sama, yang ga dijawabnya juga sama. dan poin akhirnya otomatis sama. akhirnya kita sama-sama ga lolos. kebetulan doang.dan kebetulan juga, tanpa sengaja saya abadiin foto ini, niatnya buat iseng doang, tumben aja kita samaan. Kebetulan juga barusan saya buka-buka foto lama dan nemu ini. rasanya, semua serba kebetulan.sudah hampir 3 tahun yang lalu loh ini, kamu yakin cuma kebetulan? 

ini kebetulan aja. kebetulan waktu itu bisa ikut ke bogor gratisan bareng, liburan bareng, dan ngerjain fisika tapi engga bareng kalo yang ini hehe.

kebetulannya juga, jumlah soal yang dijawab benernya sama, yang salahnya sama, yang ga dijawabnya juga sama. dan poin akhirnya otomatis sama. akhirnya kita sama-sama ga lolos. kebetulan doang.

dan kebetulan juga, tanpa sengaja saya abadiin foto ini, niatnya buat iseng doang, tumben aja kita samaan. Kebetulan juga barusan saya buka-buka foto lama dan nemu ini. rasanya, semua serba kebetulan.

sudah hampir 3 tahun yang lalu loh ini, kamu yakin cuma kebetulan? 

"Tuhan tak pernah membela kezhaliman, keburukan, atau kejahatan. Tuhan Maha Baik, dan karena itu selalu berpihak pada kebaikan. Tuhan Maha Benar, dan karena itu selalu berpihak pada kebenaran. Bagi Tuhan, Air susu terbalas dengan air susu, air tuba terbalas dengan air tuba. Hebatnya lagi, atas rahman dan rahim-Nya, Tuhan tidak hanya menunjukan mana jalan yang baik dan mana jalan yang buruk. Tetapi, Dia juga memerintahkan kita untuk menapaki jalan yang baik dan memperingati kita untuk tidak menempuh jalan yang buruk."
Muhammad Muhyidin, dalam Fiqh Sakit Hati

Kematian

Akhir akhir ini, saya banyak diingatkan dengan kematian. ade saya kalau smsan atau ketemu pasti suka bilang “teh yang suka nyanyi sepohon kayu meninggal” lantas dia menyanyikan lagu itu dipinggir saya, berkali-kali.

kemudian saat acara amalgam, saya diberikan pertanyaan “apakah kamu siap jika 5 menit dari sekarang nyawa kamu dicabut? apakah kamu yakin kamu akan masuk surga?” sungguh pertanyaan yang membelah hati, mengetahui jawaban pasti tanpa harus saya ungkapkan, dosa saya begitu banyak.

dan barusan, saya diingatkan kembali tentang kematian setalah membaca cerita nyatapengalaman mati suri seseorang: 
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=246564498816102&set=a.205037469635472.45107.203846879754531&type=1&ref=nf

ingatlah, wahai diri saya, bahwa kematian sangat dekat. berhentilah menyia-nyiakan hidup di dunia fana ini. karena keabadian adalah akhirat. apakah kamu mau disiksa dalam keabadian diakhirat nanti? 

ingatlah, wahai diri saya. kamu adalah calon mayat, calon penghuni kubur. dan kelak, hanya amalan hidupmu saja yang akan menolongmu.

wallahualam bishowab

Tidak semua manusia menjadi dewasa sejalan dengan bertambahnya usia. Jika ia membesarkan dan menyuburkan “otak binatang” dalam kepalanya, maka ia akan hidup dengan cara binatang. bentuk tubuhnya seperti manusia, tetapi cara berfikirnya mirip binatang. 

“otak binantang”= pembajakan amygdala yang membuat kita menjadi reaktif, tak berfikir panjang, dan merespon secara berlebihan. 

- Taufiq Pasiak, dalam Brain Management for Self Improvement

Kisah Pendoa

Ketika kumohon pada Allah kekuatan,
Allah memberiku kesulitan, agar aku menjadi kuat.
Ketika kumohon pada Allah kebijaksanaan,
Allah memberiku masalah, untuk kupecahkan.
Ketika kumohon kepada Allah kesejahteraan,
Allah memberiku akal pikiran, untuk berfikir.
Ketika kumohon pada Allah keberanian,
Allah memberiku kondisi bahaya, untuk kuatasi.
Ketika kumohon pada Allah cinta,
Allah memberiku orang-orang yang bermasalah, untuk kutolong.
Ketika kumohon pada Allah bantuan,
Allah memberiku kesempatan.
Allah tak selalu menerima apa yang kuminta,
Tetapi aku menerima segala yang kubutuhkan

Sulthon Amin, Surabaya (dalam Taufiq Pasiak, 2007)

"semoga waktu yang menjadi jarak nyata, adalah yang terbaik untuk kita. hingga pada akhirnya, hanya karena Allah-lah kita diberi jalan bersama."
nurul siti latifah